Tips Agar Menjadi Guru Yang Baik

Guru merupakan sebuah profesi yang sangat mulia. Melalui sosok guru seseorang bisa menjadi berbagai macam hal yang diinginkan seperti dokter, insinyur, bahkan presiden. Sedari dulu pekerjaan sebagai guru sudah pasti selalu dibutuhkan. Namun cukup disayangkan jika profesi guru yang memang sedari dulu sudah ada cenderung mengalami fase jalan di tempat atau tidak berkembang. Padahal guru perlu dituntut untuk bisa berinovasi dengan kreativitas yang tinggi dalam melakukan pengajaran supaya murid bisa memahami dengan cepat apa yang diajarkan. Untuk itu tentunya perlu untuk menjadi guru yang baik dan kreatif dan kali ini akan kami berikan beberapa tips melakukannya.

Seperti Apa Guru Yang Baik Itu?

Guru yang baik bukanlah berasal dari sifat guru tersebut kepada para muridnya, namun tentang bagaimana kemampuan dari guru tersebut dalam menjaga irama pembelajaran. Sebaik-baiknya sifat guru, tentu akan menjadi marah ketika para siswanya selalu tidak tertib. Untuk membuat menjadi tertib tentu perlulah memberikan kesibukan. Kesibukan ini tentu haruslah yang memiliki makna. Inilah tantangan menjadi seorang guru karena harus memberikan kesibukan yang benar-benar membuat siswa mampu menyerap semua pembelajaran tanpa harus tertekan atau stres.

5 Tips Untuk Menjadi Guru Yang Baik

Nah, untuk bisa menjadi seorang guru yang terbilang baik, maka beberapa tips berikut ini bisa Anda terapkan:

  • Penyusunan program belajar mengajar secara unik

Pembuatan RPP sudah menjadi rutinitas yang setiap hari dilakukan oleh guru. Setiap guru tentu harus mengetahui program yang akan dilakukan esok hari kepada siswanya. Program yang menarik, unik, dan mudah diterima menjadi hal yang perlu untuk diperhatikan. Meningkatkan kreativitas dan inovasi tentunya penting supaya program pembelajaran mampu berhasil diterapkan kepada siswa setiap waktu.

  • Menguasai beraneka ragam media pembelajaran

Dengan semakin majunya zaman, tentu menjadi seorang guru dituntut untuk bisa berpikir bagaimana langkah mengajarkan ilmu tanpa perlu lagi melalui buku dan papan tulis. Ketersediaan teknologi tentu akan bisa sangat menunjang kegiatan belajar-mengajar.

  • Responsif

Guru haruslah memiliki respons yang baik dalam berusaha mempelajari dan memahami karakteristik dari para muridnya. Guru dengan tingkat responsif tinggi tentu akan tahu dengan mendalam mengenai para muridnya yang diajari. Memahami para murid menjadi penting supaya guru bisa memilih jenis model pembelajaran yang tepat untuk diterapkan. Ketepatan dalam pemilihan metode belajar tentu menjadikan tujuan pembelajaran akan lebih mudah untuk diwujudkan.

  • Mengajar dengan kasih sayang

Menjadi seorang guru yang baik janganlah memandang pekerjaan guru sebagai profesi semata. Pekerjaan menjadi guru lebih dari sekedar profesi dan harus juga dimaknai dengan pengabdian. Murid yang diajar juga harus dimaknai seperti anak, bukan hanya sebagai obyek mengajar semata. Sayangilah para murid dengan tulus seperti halnya menyayangi anak sendiri. Dalam rangka mengajarkan ilmu, memberi hukuman, ataupun menasihati harus dilandasi dengan hati dan perasaan. Hal ini menyebabkan para murid akan bisa menerima dengan baik kasih sayang yang diberikan dan bukan dendam yang dirasakan.

  • Ramah

Disiplin memang harus diutamakan ketika melakukan pembelajaran agar tujuannya bisa terlaksana dengan baik. Namun dalam penerapan disiplin, Anda tidak harus menghilangkan sikap ramah tamah kepada murid. Bukan guru saja yang suka untuk disapa, para murid juga merasa suka ketika guru yang menjadi panutan bersikap baik dan sering menyapa.

Murah dalam tersenyum dan ramah mampu memberikan kesan terbuka. Hal ini menjadikan guru mampu mendekatkan jarak dengan para muridnya. Dengan begitu, para murid tidak lagi canggung atau takut ketika ingin mengutarakan pendapat ataupun bertanya tentang kesulitan dalam pembelajaran.

error: Content is protected !!